Slide # 1

Slide # 1

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

Slide # 2

Slide # 2

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

Slide # 3

Slide # 3

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

Slide # 4

Slide # 4

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

Slide # 5

Slide # 5

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

Jumat, 25 November 2011

UTS


TUGAS UTS
Postingan kali ini untuk memenuhi tugas UTS mata kuliah Alogaritma dan Pemprograman I
SOAL 
  1.  Budi adalah seorang lulusan SMA pada tahun ini, dia hendak melanjutkan pendidikan ke STKIP sumenep, tetapi Budi tidak tahu jurusan apa yang hendak dia ambil dan apa saja syarat untuk mendaftar, maka budi pergi ke kampus STKIP sumenep untuk menanyakan hal tersebut.
Oleh bagian pendaftaran mahasiswa baru Budi di beritahu jurusan yang ada dan syarat pendaftarannya apa saja, kemudian dengan pertimbangan budi memilih jurusan  Teknik Informatika.
Dengan membawa persyaratan yaitu :
1.                   Fotocopy Ijazah SMA sebanyak 2 lembar
2.                   Fotocopy SKHUN sebanyak 2 lembar
3.                   Foto Berwarna 3x4 sebanyak 5 lembar
4.                   Membayar uang pendaftaran sebesar Rp. 250.000
Budipun menuju loket pendaftaran keesokan harinya, diloket pendaftaran budi diminta untuk mengisi formulir pendaftaran, dan menyerahkan semua persyaratan yang diminta.
Petugas pendaftaran kemudian memeriksa formulir pendaftaran yang diisi budi dan memeriksa persyaratan-persyaratannya, namun petugas pendaftaran mengembalikan formulir dan syarat lainnya karena foto yang mestinya 5 lembar tetapi budi membawa foto 4 lembar.
Keesokan harinya budi kembali ke kampus dan menuju loket pendaftaran, setelah petugas mengecek berkas yang dibawa budi akhirnya budipun menerima kartu peserta tes masuk STKIP Sumenep jurusan Teknik Informatika.
Tugas :
Dari soal cerita diatas, buatlah penyajian algoritma dengan notasi
a.       Flowchart
b.      Pseudo Code (algoritmik)

2.   Buatlah soal cerita seperti diatas mengenai proses / cara merakit komputer sampai dengan komputer menyala, proses tersebut harus mengandung algoritma sequence dan selection . dari soal cerita yang anda buat kemudian ditranslasikan ke dalam bentuk Flow Chart dan Pseodu Code.

Penyelesaian

1. FLOWCHART

2. PSEUDO CODE
1.      Mulai 
2.      Persyaratan pendaftaran STKIP
      ·         Fotocopy Ijazah SMA sebanyak 2 lembar
      ·         Fotocopy SKHUN sebanyak 2 lembar
      ·         Foto Berwarna 3x4 sebanyak 5 lembar
      ·         Membayar uang pendaftaran sebesar Rp. 250.000
3.  Lengkap atau Belum?
4.  Lengkap
5.  Selesai  


 





2. Oyex adalah seorang siswa STKIP PGRI Sumenep, dia hendak menghidupkan komputer untuk dapat menyelesaikan beberapa tugasnya dengan langkah-langkah sebagai berikut :
1.      Menyusun seluruh komponen dan perangkat Hardware
2.      Menghubungkan monitor, mouse, keyboard, power supply ke CPU
3.      Menyalakan sistem input/output
4.      Melakukan instalasi sistem operasi
5.      Log on sistem operasi
6.      Selesai
Dengan demikian  Horis dapat menghidupkan dan menjalankan komputer dengan baik dan benar.

 1. FLOWCHART


2. PSEUDO CODE 
      1. Mulai
      2. Komponen Hardware
o   Monitor
o   Keyboard
o   Mouse
o   CPU
o   PS
      3. Menyalakan I/O
      4. Instalasi Sistem Operasi
      5. Log on Sistem Operasi
      6. Selesai
Mungkin itu penyelesaian soal di atas…

Senin, 14 November 2011

Rangkaian Logika


RANGKAIAN LOGIKA
Komputer Digital
KOMPUTER adalah serangkaian ataupun sekelompok mesin elektronik yang terdiri dari ribuan bahkan jutaan komponen yang dapat saling bekerja sama, serta membentuk sebuah sistem kerja yang rapi dan teliti. Sistem ini kemudian dapat digunakan untuk melaksanakan serangkaian pekerjaan secara otomatis, berdasar urutan instruksi ataupun program yang diberikan kepadanya.

DIGITAL Merupakan hasil teknologi yang mengubah sinyal menjadi kombinasi urutan bilangan 0 dan 1 (disebut juga dengan biner)untuk proses informasi yang mudah, cepat dan akurat. Sinyal tersebut disebut sebuah bit. Sinyal digital ini memiliki berbagai keistimewaan yang unik yang tidak dapat ditemukan pada teknologi analog, yaitu:
1. Mampu mengirimkan informasi dengan kecepatan cahaya yang dapat membuat informasi dapat dikirim dengan kecepatan tinggi.
2. Penggunaan yang berulang-ulang terhadap informasi tidak mempengaruhi kualitas dan kuantitas informasi itu sendiri,
3. Informasi dapat dengan mudah diproses dan dimodifikasi ke dalam berbagai bentuk,
4. Dapat memproses informasi dalam jumlah yang sangat besar dan mengirimnya secara interaktif. Komputer mengolah data yang ada adalah secara digital, melalui sinyal listrik yang diterimanya atau dikirimkannya. Pada prinsipnya, komputer hanya mengenal dua arus, yaitu on atau off, atau istilah dalam angkanya sering juga dikenal dengan 1 (satu) atau 0 (nol). Kombinasi dari arus on atau off inilah yang yang mampu membuat komputer melakukan banyak hal, baik dalam mengenalkan huruf, gambar, suara, bahkan film-film menarik yang anda tonton dalam format digital.

KOMPUTER DIGITAL Adalah mesin komputer yang diciptakan untuk mengolah data yang bersifat kuantitatif dalam bentuk angka, huruf, tanda baca dan lain-lain. Yang pemrosesnya dilaksanakan berdasarkan teknologi yang mengubah sinyal menjadi kombinasi bilangan 0 dan 1.

Flip-Flop
Flip-flop adalah rangkaian digital yang digunakan untuk menyimpan satu bit secara semi permanen sampai ada suatu perintah untuk menghapus atau mengganti isi dari bit yang disimpan. Prinsip dasar dari flip-flop adalah suatu komponen elektronika dasar seperti transistor, resistor dan dioda yang di rangkai menjadi suatu gerbang logika yang dapat bekerja secara sekuensial

Penjelasan dari bebereapa flip flop :

• D Flip-flop merupakan salah satu jenis flip-flop yang dibangun dengan menggunakan flip-flop S-R. Perbedaannya dengan flip-flop S-R terletak pada inputan R, pada D Flip-flop inputan R terlebi dahulu diberi gerbang NOT, maka setiap input yang diumpankan ke D akan memberikan keadaan yang berbeda pada input S-R, dengan demikian hanya akan terdapat dua keadaan S dan R yairu S=0 dan R=1 atau S=1 dan R=0, jadi dapat disi
• Master Save D Flip-flop merupakan rangkaian flip-flop yang memiliki 2 latch D dan sebuah inverter. Latch yang satu bernama Master dan yang kedua bernama Slave. Master D hanya akan mendeskripsikan diktat yang outputnya hanya dapt diganti selama ujung negatif jam.
• JK Flip-flop merupakan rangkaian flip-flop yang dibangun untuk megantisipasi keadaan terlarang pada flip-flop S-R.
• T Flip-flop merupakan rangkaian flip-flop yang dibangun dengan menggunakan flip-flop J-K yang kedua inputnya dihubungkan menjadi satu maka akan diperoleh flip-flop yang memiliki watak membalik output sebelumnya jika inputannya tinggi dan outputnya akan tetap jika inputnya rendah.

Aljabar Boolean
Aljabar boolean merupakan aljabar yang berhubungan dengan variabel-variabel biner dan operasi-operasi logik. Variabel-variabel diperlihatkan dengan huruf-huruf alfabet, dan tiga operasi dasar dengan AND, OR dan NOT (komplemen). Fungsi boolean terdiri dari variabel-variabel biner yang menunjukkan fungsi, suatu tanda sama dengan, dan suatu ekspresi aljabar yang dibentuk dengan menggunakan variabel-variabel biner, konstanta-konstanta 0 dan 1, simbol-simbol operasi logik, dan tanda kurung.
Aljabar Boolean merupakan bagian dari matematika yang telah banyak dipergunakan dalam rangkaian digital dan komputer. Setiap keluaran dari suatu atau kombinasi beberapa buah gerbang dapat digunakan dalam suatu rangkaian logika yang disebut ungkapan Boole. Aljabar Boole mempunyai notasi sebagai berikut :
1. Fungsi NOT dinyatakan dengan notasi garis atas (Over line) pada masukanya, sehingga gerbang NOT dengan masukan A dapat ditulis :
Y = A ( NOT A)

2. Fungsi OR dinyatakan dengan simbol plus (+), sehingga gerbang OR dengan masukan A dan B dapat ditulis :
Y = A + B atau Y = B + A

3. Fungsi AND dinyatakan dengan notasi titik (. ; dot), sehingga gerbang AND dinyatakan dengan :
Y = A• B atau Y = B • A
Misalkan diketahui suatu persamaan :
Y = A • B + A• B + B •C

Ekspresi Boolean merupakan suatu cara yang baik untuk menggambarkan bagaimana suatu rangkaian logika beroperasi. Tabel kebenaran merupakan metode lain yang tepat untuk menggambarkan bagaimana suatu rangkaian logika bekerja. Dari suatu tabel kebenaran dapat diubah ke dalam ekpresi Boolean dapat dibuat tabel kebenaranya.

Gerbang Logika
Gerbang Logika, merupakan dasar sirkuit digital. Umumnya gerbang logika ini mempunyai dua input dan satu output. Masing-masing dari input atau output tersebut terdiri dari nilai biner, yaitu untuk low(0) dan hight(1), yang diwakili oleh dua level tegangan listrik (voltage) yang berbeda. Nilai dari gerbang logika ini dijadikan sebagai dasar dari proses data digital. Dalam kebanyakan gerbang logika, Nilai low ini diperkirakan pada tegangan nol volt (0 V), sedangkan untuk high diperkirakan pada lima volt (+5 V). Terdapat tujuh dasar gerbang logika, yaitu: AND, OR, XOR, NOT, NAND, NOR, dan XNOR.

GERBANG AND
Menghasilkan And Logic Function, artinya outputnya memiliki nilai 1 jika input A dan input B keduanya merupakan bilangan biner 1. Dalam hal lain outputnya adalah 0.

GERBANG OR

Menghasilkan fungsi inclusive OR, artinya outputnya adalah 1 jika salah satu atau kedua input A dan B bernilai 1. Dalam hal lain outputnya adalah 0.

GERBANG INVERTER
Rangkaian inverter mengubah logika sensor sebuah sinyal biner. Rangkaian ini menghasilkan fungsi NOT atau komplemen.

GERBANG NAND (NOT AND)
Fungsi NAND adalah logika komplemen dari AND.

GERBANG NOR (NOT OR)
Fungsi NOR adalah logika komplemen dari OR.

GERBANG EXCLUSIVE OR (XOR)
Fungsi logika ganjil (odd function). Gerbang ini menghasilkan logika biner 1 apabila input A dan B dijumlahkan bernilai ganjil. Dalam hal lain outputnya adalah 0.

GERBANG EXCLUSIVE NOR (XNOR)
Fungsi logika genap (even function). Gerbang ini menghasilkan logika biner 1 apabila input A dan B dijumlahkan bernilai genap. Dalam hal lain outputnya adalah 0.

Kode Yang Mewakili

SISTEM PENGKODEAN (Kode yang Mewakili Data)
Suatu komputer menggunakan kode-kode biner yang berbeda umtuk mewakili suatu karakter, debgan jenis-jenis kode sebagai  :
                           *       BCD (Binary Coded Decimal).
                           *       SBCDIC (Standard Binary Coded Decimal Interchange Code).
                           *       EBCDIC (Extended Binary Coded Decimal Interchange Code).
                           *       ASCII (American Standard Code for Information Interchange).

A.    BCD (Binary Coded Decimal)

BCD adalah sistem pengkodean bilangan desimal yang metodenya mirip dengan bilangan biner biasa. Hanya saja dalam proses konversi, setiap simbol dari bilangan desimal dikonversi satu per satu. Kode biner yang digunakan hanya untuk mewakili nilai digit decimal saja, yaitu  dari angka 0 sampai dengan 9.
Menggunakan kombinasi 4-bit, sehingga hanya 10 kombinasi yang dipergunakan.

Table BCD 4 bit

Desimal
BCD 4 bit
0
0000
1
0001
2
0010
3
0011
4
0100
5
0101
6
0110
7
0111
8
1000
9
1001

Kode BCD yang orisinil sudah jarang dipergunakan untuk komputer generasi sekarang, karena tidak dapat mewakili huruf atau simbol-simbol karakter khusus. BCD dipergunakan pada komputer generasi pertama.

A.    SBCDIC (Standard Binary Coded Decimal Interchange Code)

Merupakan kode biner yang dikembangkan dari BCD, BCD dianggap tanggung, karena masih ada 6 karakter kombinasi yang tidak dipergunakan, tetapi tidak dapat digunakan untuk mewakili karakter yang lain.

·        SBCDIC banyak digunakan pada komputer generasi kedua.
·        SBCDIC menggunakan kombinasi 6-bit, sehingga lebih banyak kombinasi yang dihasilkan yaitu sebanyak 64 (26 = 64) kombinasi kode adalah 10 kode untuk digit angka, 26 kode untuk huruf alphabetic dan sisanya karakter-karaker khusus yang dipilih. Posisi bit di SBCDIC dibagi menjadi 2 zone yaitu 2 bit pertama (diberi nama A dan B) disebut alpha bit position dan 4 bit berikutnya (diberi nama bit 8, bit 4 dan bit 1) disebut numeric bit position.

Tabel . SBCDIC

SBCDIC
Karakter
SBCDIC
Karakter
0 0 1 0 1 0
0 0 0 0 0 1
0 0 0 01 0
0 0 0 0 1 1
0 0 0 1 0 0
0 0 0 1 0 1
0 0 0 1 1 0
0 0 0 1 1 1
0 0 1 0 0 0
0 0 1 0 0 1
1 1 0 0 0 1
1 1 0 0 1 0
1 1 0 0 1 1
1 1 0 1 0 0
1 1 0 1 0 1
1 1 0 1 1 0
1 1 0 1 1 1
1 1 1 0 0 0
1 1 1 0 0 1
0
1
2
3
4
5
6
7
8
9
A
B
C
D
E
F
G
H
I
1 0 0 0 0 1
1 0 0 0 1 0
1 0 0 0 1 1
1 0 0 1 0 0
1 0 0 1 0 1
1 0 0 1 1 0
1 0 0 1 1 1
1 0 1 0 0 0
1 0 1 0 0 1
0 1 0 0 1 0
0 1 0 0 1 1
0 1 0 1 0 0
0 1 0 1 0 1
0 1 0 1 1 0
0 1 0 1 1 1
0 1 1 0 0 0
0 1 1 0 0 1
J
K
L
M
N
O
P
Q
R
S
T
U
V
W
X
Y
Z


B.     EBCDIC (Extended Binary Coded Decimal Interchange Code)

EBCDIC banyak digunakan pada computer generasi ketiga, seperti IBM S/360. EBCDIC terdiri dari kombinasi 8-bit yang memungkinkan untuk mewakili karakter sebanyak 256 (2 8 = 256) kombinasi karakter. Pada EBCDIC high-order bits atau 4-bit pertama disebut dengan zone bits dan low-order bits atau 4 bit kedua disebut dengan numeric bits.





1
2
3
4
5
6
7
8
 
                                                                 


Karakter yang diwakili oleh EBCDIC ditunjukkan oleh kombinasi digit biner 1 dan 0 pada zone bits dan numeric bits sebagai berikut :
                             
Zone Bits 1,2 :
11 : huruf besar (capital) dan numeric
10 : huruf kecil
01 : karakter khusus
00 : tdk ada karakter yg diwakili

Zone Bits 3,4 :
00 : A - I
01 : J – R
10 : S - Z
11 : numeric 0-9

Contoh :

Char
BCD
SBCDIC
EBCDIC
A
-
110001
1100 0001
6
0110
000110
1111 0110


C.     ASCII (American Standard Code for Information Interchange)

1.          ASCII 7-bit

      ASCII singkatan dari American Standard Code for Information Interchange atau ada yang menyebut dengan American Standard Commintee on Information Interchange dikembangkan oleh ANSI (American National Standards Institute) untuk tujuan membuat kode biner yang standar. Kode ASCII yang standar menggunakan kombinasi 7-bit, dengan kombinasi sebanyak 127 dari 128 (27 = 128) kemungkinan
kombinasi, yaitu :
·        26 buah huruf capital (upper case) dari A s/d Z
·        26 buah huruf kecil (lower case) dari a s/d z
·        digit decimal dari 0 s/d 9
·        34 karakter kontrol yang tidak dapat dicetak hanya digunakan untuk informasi status operasi computer
·        32 karakter khusus (special characters)

ASCII 7-bit banyak digunakan untuk komputer-komputer generasi sekarang, termasuk komputer mikro.

2.        ASCII 8-bit

ASCII 8-bit terdiri dari kombinasi 8-bit mulai banyak digunakan, karena lebih banyak memberikan kombinasi karakter. Dengan ASCII 8-bit, karakter-karakter graphic yang tidak dapat diwakili ASCII 7-bit, seperti α β ►◄ karakter dan sebagainya dapat diwakili. Komputer IBM PC menggunakan ASCII 8-bit.